Tag: Indonesia Raya

Sejarah Dari Lirik Lagu 17 Agustus Indonesia

Sejarah Dari Lirik Lagu 17 Agustus IndonesiaSejarah Dari Lirik Lagu 17 Agustus Indonesia

Sejarah Dari Lirik Lagu 17 Agustus Indonesia – Setiap tanggal 17 Agustus, seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan bangsa Indonesia. Di tahun 2021 negara kita tercinta yaitu Indonesia sudah ulang tahun ke 76. Biasanya, di hari tersebut akan diselenggarakan upacara bendera di beberapa lembaga pemerintah, layaknya Istana Kepresidenan, sekolah jenjang SD-SMA dan juga perguruan tinggi di universitas amezketa.

Sejarah Dari Lirik Lagu 17 Agustus Indonesia

Tak hanya itu, terkadang 17 Agustus pun diperingati bersama dengan berbagai perlombaan diberbagai daerah setempat kamu tinggal. Sebenarnya hal itu hanya untuk mengenang dan mengingat bahwa Indonesia sudah merdeka. Untuk memeriahkan hari kemerdekaan itu sendiri, kebanyakan dinyanyikan lagu 17 Agustus 1945 yang berjudul “Hari Merdeka”.

Semua rakyat Indonesia akan menyanyikan lagu ini bersama dengan penuh semangat dan lantang. Lagu ini melukiskan bagaimana gigihnya perjuangan pahlawan nasional untuk mempertahankan Indonesia. Selain itu, penduduk Indonesia selalu sedia dan setia membela negara hingga akhir hayat. ‘Sekali Merdeka, Tetap Merdeka’, begitulah penggalan lirik lagu 17 Agustus ciptaan H. Mutahar yang kerap kami dengarkan sementara hari kemerdekaan Indonesia.

Sang pencipta lagu 17 Agustus yaitu Mutahar pernah menjadi Duta Besar RI di Vatikan terhadap 1969 hingga 1973. Ia meninggal terhadap 9 Juni 2004 di Jakarta. Jabatan membawanya ke puncak kariernya. Selain menciptakan lagu, ia terhitung menguasai setidaknya enam bahasa asing. Husein Mutahar juga merupakan salah satu ajudan Presiden RI Pertama, yaitu Presiden Ir Soekarno. Ia berjasa menyelamatkan Sang Saka Merah Putih berasal dari penyitaan Belanda.

Lagu 17 Agustus

Ia mengantarai anggota merah dan putih bersama dengan melepaskan benangnya. Kemudian menjahitnya lagi sementara suasana sudah aman. Ia terhitung memiliki inspirasi untuk menyamarkan bendera bersama dengan bungkusan koran. Pertempuran Lima Hari merupakan satu tonggak histori kemerdekaan Indonesia, yang sementara itu baru saja merdeka.

Lagu 17 Agustus

Berlangsung terhadap 15 Oktober hingga 19 Oktober 1965, pertempuran Lima Hari berjalan sesudah dr. Kariadi, yang namanya kini diabadikan sebagai rumah sakit di Semarang, tewas di tangan penjajah Jepang yang belum menyerahkan diri. Dalam pertempuran ini, diketahui Husein Mutahar ikut terlibat. Ia lebih-lebih memiliki pangkat Kapten Angkatan Laut dan mendampingi Laksamana Muda Nazir.

Tujuh belas Agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Sekali merdeka selalu merdeka

Selama hayat masih di kandung badan

Kita selalu setia selalu sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita selalu setia selalu sedia

Membela negara kita

Tujuh belas Agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Sekali merdeka selalu merdeka

Selama hayat masih di kandung badan

Kita selalu setia selalu sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita selalu setia selalu sedia

Membela negara kita

Jadi intinya adalah semua harus dikerjakan bersama dengan semangat, tidak boleh bermalas-malasan. Sebab, bila konsisten berjuang dan bekerja keras. Apapun yang dituju pasti akan tercapai dengan sendirinya. Selain itu, bersama dengan ada lagu 17 Agustus ini akan selalu mengingatkan untuk para penerus bangsa Indonesia agar tidak boleh dijajah kembali. Seperti liriknya, “sekali merdeka tetap merdeka”.

Jadi, apa pun keadaannya, sebagai muda mudi Indonesia kita harus selalu setia dan sedia untuk membela negara Indonesia tercinta ini. Kita lah yang bertugas melanjutkan perjuangan para pahlawan yang sudah gugur agar negara ini selalu merdeka. Merdeka!!